20FIT .CO.ID


Freeletics Dapat Melangsingkan Perut yang Buncit

Freeletics Dapat Melangsingkan Perut yang Buncit
by

786af2bb-dce1-48e6-8365-1b7b6f82999d

Freeletics dibentuk oleh tiga sekawan asal Jerman, yakni Andrei Matijczak, Joshua Cornelius, dan Mehmet Yilmaz, pada 2013. Freeletics adalah program kebugaran yang sedang tren saat ini. Hampir semua orang, dari kelompok umur apa pun, bisa melakukannya sesuai dengan porsi masing-masing. Tak ada alat bantu yang digunakan, seperti dumble, karena program ini hanya mengandalkan berat tubuh.

freeletics mendunia lantaran tersedia aplikasi panduannya di Appstore dan Google Play. Dalam aplikasi tersebut, ada sederet menu latihan dan gerakan lengkap beserta videonya yang dapat langsung diikuti.

Jika diperhatikan, semua gerakan dalam freeletics kelihatan mudah. Misalnya, jumping jack atau melompat di tempat. Gerakan ini mirip yang diajarkan dalam pelajaran olahraga di sekolah dasar. Namun coba lakukan itu sebanyak 75 kali dan diulang dalam tiga set, dijamin Anda akan banjir keringat, seperti mereka yang melakukannya di Taman Kerinci, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Salah satu anggotoa freeletics yang sukses mengecilkan perutnya di komunitas ini adalah Alif Firman Frasetiya. Ia bergabung dengan komunitas ini dengan satu tujuan: menurunkan berat badannya yang saat itu mencapai 113 kilogram
Alif tak pernah kapok latihan, dia terus giat berlatih empat kali sepekan. Selain jumpalitan, fotografer lepas ini juga menekuni diet Obsessive Corbuzier’s Diet alias OCD. Dia hanya makan antara pukul 13.00 dan 17.00 setiap hari. “Kuncinya di pikiran. Kalau lapar, minum air putih atau cari kesibukan,” ujarnya.

Selain melakukan latihan, dia juga melakukan workout di 20FIT untuk lebih memaksimalkan proses penurunan badannya. Workout dengan menggunakan alat miha bodytec ini dilakukan Alif setiap seminggu sekali.

Sukses. Bulan pertama, berat badannya turun 10 kilogram. “Tapi saya malah tambah fit,” ujar warga Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ini. Bulan berikutnya, bobot lajang dengan tinggi 173 sentimeter itu turun 1-2 kilogram. Sekarang bobotnya stabil si 80 kilogram. Lingkar pinggangnya pun susut dari 42 menjadi 32 sentimeter.

1590a7d4-73a9-4e1c-bb26-be1c36aa1768Handryano Prasetyo alias Opaz, pengurus freeletics Jakarta, mengatakan pengaturan pola makan memang wajib dilakukan demi mendapatkan tubuh ideal. Meski begitu, tak ada aturan ketat soal diet. Mereka hanya menyarankan orang mengganti nasi putih, yang mengandung kadar gula tinggi, dengan nasi merah. “Nasi putih bikin buncit,” kata pekerja biro iklan di Bintaro tersebut. Makanan dan minuman yang berkadar gula berlebih juga harus dihindari.

Kombinasi diet dan latihan dan workout di 20FIT itulah yang memahat tubuh. Opaz menuturkan menu freeletics sebaiknya dihabiskan dalam tempo singkat dan dengan gerakan yang eksplosif. “Karena gerakannya lebih kecardio, manjur untuk turunkan berat badan,” ujar Opaz, yang memiliki tinggi badan 170 sentimeter dengan bobot 66 kilogram. “Untuk membentuk otot juga bisa, tapi enggak seberapa.”

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *