20FIT .CO.ID


Pertanyaan Kesehatan yang Banyak Dicari di Google, Check This Out!

Pertanyaan Kesehatan yang Banyak Dicari di Google, Check This Out!
by

Majalah Health menanyai para ahli di Google untuk mengetahui apa saja pertanyaan kesehatan yang sering “di-googling” banyak orang sepanjang tahun 2015 ini. Meski data tersebut berasal dari pengguna internet di Amerika Serikat, mungkin Anda juga pernah mencari informasi yang sama.

Berikut adalah pertanyaan kesehatan terpopuler di Google, bersama dengan penjelasan dari dokter.

“Apakah bronkitis menular?”
Bronkitis akut terjadi ketika saluran bronkial iritasi atau mengalami peradangan. Gejalanya adalah batuk yang berlangsung lebih dari seminggu. Penyebabnya tak selalu infeksi bakteri dan gejala batuknya bisa jadi merupakan gejala dari penyakit lain.

“Bronkitis adalah komplikasi dari infeksi di saluran napas. Biasanya karena infeksi virus dan menular,” kata Dr.David L.Katz, direktur penelitian pencegahan penyakit Universitas Yale.

“Apakah pneumonia menular?”
Ya, pneumonia atau radang paru dapat menular karena sebagian besar penebabnya adalah bakteri. Percikan air liur bisa menularkan bakterinya, terutama pada mereka yang daya tahan tubuhnya rendah. Secara umum, pneumonia tidak cepat menular seperti infeksi saluran pernapasan atas.

“Berapa banyak air yang harus saya minum?”
Air merupakan kebutuhan vital manusia untuk hidup. Tapi, berapa banyak yang perlu kita minum setiap hari?

Untuk mengetahui berapa banyak air yang harus diminum, bagi dua berat badan Anda. Hasil yang diperoleh (dalam liter) adalah jumlah air yang harus dikonsumsi tiap hari.

Misalnya berat badan Anda 63 kg, berarti Anda harus minum sekitar 2 liter atau 9 cangkir per hari. Kebutuhan air juga disesuaikan dengan suhu, berat ringannya aktivitas, usia, atau sedang hamil atau menyusui yang notabene membutuhkan lebih banyak air.

Air bukan satu-satunya cara untuk memenuhi kebutuhan hidrasi, sayuran, buah, dan minuman tanpa gula juga memiliki peran penting.

“Berapa banyak kalori yang harus saya makan?”
Kebutuhan kalori tergantung pada usia, tinggi dan berat badan, tingkat aktivitas dan status kesehatan.  Namun secara umum wanita yang memiliki tinggi badan 165 cm mengonsumsi 1200-1500 kalori perhari.

“Penyakit apakah lupus?”
Lupus adalah singkatan dari lupus eritematosus sistemik, merupakan penyakit autoimun kronis yang mempengaruhi sel-sel kulit, ginjal, sendi, jantung, sistem saraf dan darah.

Lupus sangat sulit untuk di diagnosa dan kadang tertukar dengan rheumatoid arthritis karena gejalanya  sangat luas, seperti sakit kepala, lelah, nyeri sendi, demam dan ruam di wajah.

“Usia kehamilan”
Kita bisa mengetahui usia kehamilan dengan menggunakan ultrasound atau tes darah. Tapi, ada cara kuno untuk mengetahuinya, yakni dengan mengingat kapan menstruasi terakhir. Cara ini cukup akurat jika seorang wanita mimiliki siklus haid teratur.

“Kapan masa subur saya?”
Pada wanita usia subur, ovulasi terjadi ketika sel telur dilepaskan dari ovarium ke dalam tuba falopi, tempat terjadinya pembuahan oleh sperma. Bagi wanita dengan silus menstruasi teratur, salah satu cara untuk memantau ovulasi adalah dengan mengecek periode menstruasi.

Masa subur biasanya terjadi di tengah siklus haid, sekitar dua minggu setelah haid terakhir. Saat ini tersedia alat untuk mengecek masa subur dengan mudah seperti halnya mengecek kehamilan.

Selain melakukan tes, ada beberapa tanda ketika seorang wanita sedang ovulasi, yaitu sakit perut, kram dan nyeri payudara.

“Apa itu gluten?”
Gluten adalah protein yang ditemukan dalam serelia seperti terigu, barley, atau rye. Diet  memang sangat populer beberapa tahun terakhir. Jika Anda menderita Celiac, memang penting untuk menghindari gluten.

Ahli gizi dari Academy of Nutrition and Dietics, Dee Sandquist mengatakan diet gluten bisa sangat bagus atau menjadi seperti junk food. Lagi pula, para ahli berpendapat tak perlu takut mengonsumsi gluten karena sumber serat dan melancarkan pencernaan, menurunkan kolesterol dan juga tekanan darah.

“Berapa lama flu akan sembuh?”
Flu musiman akan membuat kita merasakan gejala demam, batuk, sakit tenggorokan dan kelelahan. Biasanya ini berlangsung selama 7 – 10 hari. Penyakit ini bisa sembuh sendiri, namun kita bisa mempercepat penyembuhan dengan cukup istirahat dan menjaga pola makan.

Penulis : Lusia Kus Anna – Kompas.com

Foto : Pexels

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *