20FIT .CO.ID


Menjaga Massa Otot Saat Berpuasa

Menjaga Massa Otot Saat Berpuasa
by

Menjaga massa otot saat puasa? Gampang kok, lakukan puasa yang benar agar massa otot Anda tidak menjadi lemah. Ini tipsnya.

Saat Anda berpuasa sudah pasti pola hidup keseharian Anda berubah, mulai dari jadwal Anda berlatih, pola makan Anda semua pasti berubah karena mengikuti dengan jadwal puasa yang sedang Anda jalankan.

Jika Anda melakukan puasa dengan benar maka akan berdampak baik bagi tubuh Anda. Mengapa? Karena saat Anda merasa lapar, tubuh Anda mulai membakar lemak sehingga tubuh Anda menghasilkan energi. Hal ini dapat membantu Anda untuk penurunan berat badan. Sebaliknya, ketika Anda berpuasa secara berlebihan, tidak memenuhi kebutuhan tubuh Anda saat sahur, misalnya makan sembarangan saat sahur atau bahkan melewatkan sahur maka tubuh Anda akan mengambil protein otot untuk bahan bakar energi sehingga massa otot akan menurun. Massa otot menurun sudah pasti body fat mass Anda akan naik. Ini akan berdampak tidak baik bagi tubuh Anda.

Bagaimana menjaga massa otot Anda agar tetap terjaga? Ini tipsnya.

1. Sahur dengan menu protein dan serat.

Melewatkan sahur akan membuat tubuh Anda memanfaatkan makanan terakhir yang Anda makan saat berbuka sebagai sumber nutrisi dan energi bagi tubuh Anda hingga buka puasa. Akibatnya, Anda akan mengalami dehidrasi dan mudah lelah sepanjang hari. Konsumsi makanan yang mengandung protein tinggi, seperti telur, ikan, dan kacang-kacangan. Protein berguna agar Anda merasa kenyang lebih lama dibanding dengan mengonsumsi karbohidrat. Selain protein, perbanyaklah mengonsumsi serat. Selain bersifat mengenyangkan, serat juga berfungsi untuk mencegah kecenderungan mengonsumsi makanan berlemak dan berkalori tinggi saat buka puasa nanti.

2. Hindari berbuka puasa secara berlebihan.

Ingat, inti dari berpuasa adalah mengonsumsi makanan secukupnya dan juga penuh nutrisi, bukan melahap semua yang ada di depan Anda. Batasi konsumsi kolak pisang yang kaya akan santan, rendang, gorengan, dan makanan penggugah selera lainnya dalam tahap normal. Coba fokus untuk mengembalikan cairan yang hilang di dalam tubuh dan makan secukupnya.

3. Jaga tubuh terhidrasi dengan baik.

Kembalikan cairan tubuh saat berbuka dengan minum air secara berkala, jangan sekaligus banyak dalam sekali tenggak karena Anda akan kesulitan minum sekitar 1,5 liter air sekaligus saat buka puasa. Pilihan yang lebih baik adalah dengan meminum air kelapa. Air kelapa memberikan tubuh Anda elektrolit alami, vitamin, serta nutrisi.

4. Kurangi asupan karbohidrat

Dr. Razeen Mahroof, ahli anestesi dari Universitas Oxford mengatakan bahwa cara Anda memilih dan porsi makanan saat berpuasa kurang lebih sama porsi harian. “Anda harus menyeimbangkan asupan makanan, dengan proporsi karbohidrat, lemak, dan protein yang tepat bagi tubuh Anda,” ujarnya.

5. Makan secara pelan dan bertahap.

Saat berbuka, awali dengan minum dan makanan cair yang mudah dicerna oleh lambung. Setelahnya, beri jeda beberapa saat sebelum Anda makan makanan utama. Saat menyantap makanan utama, lakukan secara pelan. Makan secara pelan akan membiasakan lambung dan organ pencernaan lain untuk mengolah makanan kembali setelah seharian tidak aktif. Jika sudah dirasa cukup kenyang, berhentilah makan. Konsumsi kembali makanan sekitar 2 jam setelahnya. Cara ini akan membuat asupan energi tubuh tetap stabil.

6. Batasi mengonsumsi kafein.

Anda harus bangun pukul empat pagi untuk menyantap sahur, sedangkan Anda baru bisa tidur pada pukul satu pagi. Anda berusaha untuk tetap melek agar tidak melewatkan sahur. Pada kondisi tersebut, Anda tergoda untuk minum kopi agar menjaga Anda tetap terbangun. Jika Anda terbiasa melakukan cara itu, sebaiknya mulai Anda kurangi. Kafein membuat Anda lebih sering buang air kecil. Hal ini tentu akan memperbesar kemungkinan Anda kehilangan cairan tubuh lebih

7. Tetap lakukan aktifitas fisik dan olahraga ringan

Berpuasa tidak berarti Anda berhenti beraktivitas fisik atau melakukan olahraga. Justru saat berpuasa, aktivitas fisik akan membuat metabolisme tubuh tetap terjaga. Tapi, perlu diingat, kurangi porsi aktivitas atau latihan Anda. Jika Anda sedang melakukan program latihan beban, Anda bisa mengurangi berat beban, repetisi, dan set menjadi 50% dari porsi biasa. Soal pemilihan waktu, berlatihlah saat waktu ngabuburit atau jam sebelum buka puasa. Liat promo ramadhan package dari 20FIT untuk latihan Anda saat berpuasa.

7 tips diatas dapat membantu menjaga massa otot Anda. Tidak mau kan latihan seelum-sebelumnya percuma begitu saja?

Source

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *