20FIT .CO.ID


Ingin Food Combining? Mulai dengan Sarapan Buah Segar!

Ingin Food Combining? Mulai dengan Sarapan Buah Segar!
by

Apa saja yang bisa dikonsumsi jika ingin menerapkan pola makan food combining? Inilah hal-hal yang perlu diketahui bagi Anda yang tertarik mencoba food combining.

Untuk sarapan, pelaku food combing disarankan mengonsumsi buah segar. Kenapa harus buah segar? Untuk memahaminya Anda perlu lebih dulu mengenal sistem tubuh. Tubuh memiliki siklus biologis dalam melakukan metabolisme yang biasa disebut ritme sirkadian. Seperti apa ritme yang dibuat berdasarkan waktu 24 jam itu? Dalam bukunya ‘Mitos dan Fakta Kesehatan’, pakar Food Combining, Erikar Lebang memberikan penjelasan seperti berikut ini:

– Pukul 12.00 hingga 20.00, adalah waktunya tubuh mencerna dan menyerap bahan makanan sesuai dengan kebutuhannya.
– Pukul 20.00 hingga 04.00, adalah waktunya tubuh memproses makanan yang telah Anda makan pada siang hingga pukul delapan malam dan menggunakannya sesuai dengan keperluan.
– Pukul 04.00 hingga 12.00, adalah waktunya ‘sisa proses’ makanan itu dibuang dari tubuh dalam bentuk kotoran, urine, keringat atau napas.

Energi yang sangat besar dibutuhkan tubuh untuk membuang sisa proses makanan tersebut di pagi hari. Oleh karena itu menurut Erikar, energi tersebut harus dikonsentrasikan agar kerja tubuh tidak terganggu. Agar proses ‘pengeluaran’ tersebut tidak terganggu, sebaiknya pilih makanan yang tidak memberatkan pencernaan contohnya buah. Buah memiliki sifat ringan, mudah dicerna dan lengkap unsurnya.

Saat mengonsumsi buah, makanlah dengan perlahan agar tersentuh air liur sehingga tercerna sempurna. Konsumsi buah selain dengan dipotong juga bisa dilumatkan dengan juicer atau blender. Kemudian makan buah atau minum jus buah tersebut dengan perlahan agar fructose (gula buah) tidak membuat lonjakan gula dalam tubuh secara mendadak.

Sifat buah yang cepat membuat kenyang juga mudah lapar. Oleh karena itu Anda disarankan melakukan sarapan buah ini secara repetitif atau berulang. Lakukan mulai di pagi hari hingga jelang makan siang agar tidak terganggu rasa lapar.

 

Sumber : Eni Kaartikawati – Detik.com

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *