20FIT .CO.ID


Berhenti Berolahraga? Ini yang terjadi pada tubuh Anda

Berhenti Berolahraga? Ini yang terjadi pada tubuh Anda
by

Berhenti berolahraga untuk sebagian orang adalah hal yang biasa, tapi setidaknya Anda perlu mengetahui respon tubuh Anda saat Anda berhenti berolahraga dalam 12 hari berikut.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Aerospace Medicine, studi tersebut menemukan bahwa astronot melakukan kontraksi otot yang lebih sedikit selama berada di ruang angkasa yang tidak ada gravitasi dibandingkan dengan aktivitas selama berada di bumi. Penurunan kontraksi otot selama berada di tempat tanpa gravitasi dalam waktu yang lama ini berdampak terhadap aliran darah dan kerja jantung. Perubahan yang terjadi di dalam tubuh akibat berkurangnya kontraksi otot dalam jangka waktu tertentu ini juga terjadi jika berhenti dari berolahraga rutin. Secara umum, penurunan kemampuan tubuh Anda akan terjadi mulai 12 hari sejak Anda berhenti berolahraga.

Berikut ini 4 dampak yang terjadi jika Anda berhenti berolahraga.

1. Penurunan fungsi pembuluh darah

Pembuluh darah merupakan salah satu bagian tubuh yang cepat terpengaruh jika Anda berhenti olahraga. Jika Anda terbiasa berjalan 10000 langkah perhari, penurunan aktivitas jalan kaki hingga kurang dari 5000 langkah perhari dalam 5 hari akan menurunkan fungsi pembuluh darah Anda, terutama pembuluh darah di tungkai. Penurunan kemampuan pembuluh darah untuk melebar itu dapat menjadi awal dari beberapa penyakit seperti penyumbatan pada pembuluh darah arteri perifer maupun koroner

2. Penurunan kemampuan tubuh dalam penyaluran dan penggunaan oksigen

Selain fungsi pembuluh darah, kemampuan tubuh dalam penyaluran dan penggunaan oksigen merupakan bagian tercepat yang terpengaruh saat Anda berhenti berolahraga. Sejak hari ke 12, kemampuan maksimal tubuh dalam menyalurkan dan menggunakan oksigen akan berkurang sekitar 10%. Kemampuan ini akan terus menerus berkurang jika Anda berhenti berolahraga lebih lama. Beberapa studi menunjukkan bahwa kemampuan ini akan berkurang sekitar 15% jika berhenti berolahraga selama 50 hari dan 18% jika berhenti berolahraga selama 80 hari.

3. Penurunan kemampuan jantung untuk memompa darah

Sejak 4 minggu tidak berolahraga, kemampuan jantung dalam memompa darah akan berkurang. Volume darah yang dipompa keluar dari jantung setiap satu kali jantung berdenyut akan berkurang dibanding saat rutin berolahraga. Selain berkurangnya kemampuan otot jantung, penurunan ini juga disebabkan oleh berkurangnya volume darah yang beredar. Bahkan, pada bulan kedua hingga ketiga, ketebalan otot jantung dapat berkurang hingga 25%. Efisiensi penghasil energi yang ada di dalam otot jantung, yaitu mitokondria, juga berkurang hingga 45% jika berhenti berolahraga hingga 12 minggu. Sayangi jantung Anda dengan berolahraga lebih rutin.

4. Penurunan kemampuan otot rangka

Meskipun tidak secepat penurunan kemampuan aerobik, otot rangka juga terkena dampak dari berhenti berolahraga. Penurunan kemampuan otot rangka dapat terjadi sejak 8 minggu berhenti berolahraga. Penurunan ini terjadi akibat banyak faktor meliputi penurunan aktivitas listrik di dalam otot rangka, penurunan kapasitas cadangan energi di dalam otot, penurunan aliran pembuluh darah kapiler, penurunan aktivitas enzim penghasil energi hingga penurunan ukuran serat otot.

Mulailah untuk mengukur intensitas latihan Anda. Hal sederhananya, bisa Anda liat pada video dari Elite Daily dibawah ini.

Jadi, pikirkan sekali lagi, “Mengapa Anda harus berhenti olahraga?”
Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *