20FIT .CO.ID


3 Larangan dalam Wisata Kuliner

3 Larangan dalam Wisata Kuliner
by

Saat berlibur adalah saatnya menikmati kuliner di daerah wisata. Ada orang yang memang memposisikan dirinya sebagai food traveller, yaitu orang-orang yang memang sengaja berlibur bukan untuk menikmati panorama atau situs sejarah, namun lebih mengarah ke kuliner. Mereka sengaja mencari tempat jajanan-jajanan yang unik, aneh, tidak ada duanya, dan terkadang malah “mengerikan”. Misalnya di Thailand ada tempat yang menjual serangga goreng seperti kecoa goreng atau belalang goreng. Ada juga yang menjual menu kelelawar. Ini adanya di daerah Kalimantan. Serta beberapa menu lain yang memang hanya ada di tempat tersebut.

Meski demikian, Anda harus memperhatikan beberapa hal tentang wisata kuliner. Berikut ini 3 larangan yang harus Anda hindari saat berwisata kuliner.

Salah kombinasi

Boleh-boleh saja Anda makan yang Anda temui di jalan karena tertarik keunikannya, namun lebih baik perhatikan juga kondisi lambung. Meski Anda tidak punya penyakit maag, makan yang berlebihan di tempat liburan tidak saja membuat tubuh terbebani dengan bobot yang bertambah berat, namun juga bahaya bagi metabolisme Anda sendiri. Siang makan sup duren, malamnya makan sate kambing karena tergoda dengan aromanya. Duren dan kambing adalah dua hal yang tidak boleh dipertemukan. Atau Anda baru mengkonsumsi jus jeruk karena kehausan, lalu setelah itu karena lapar Anda tergoda dengan membeli sea food. Jeruk yang mengandung vitamin C tidak boleh disatukan dengan makanan-makanan laut. Pengetahuan ini harus Anda miliki sebelum mulai wisata kuliner.

Tidak teratur

Padahal baru makan pagi, belum sampai dua jam Anda sudah jajan camilan di pinggir jalan. Tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan di lambung, saat diberi asupan lagi, maka tubuh akan bekerja ekstra keras. Ini berbahaya karena makanan yang baru masuk akan tidak sempurna dicerna dan membusuk sebelum diproses di usus. Maka hindari makanan yang terlalu banyak, lebih baik makan sedikit tapi sering karena Anda memberikan kesempatan kepada sistem pencernaan untuk tidak bekerja terlalu keras.

Jangan pilih menu yang sama

Ada orang yang memang senang terhadap suatu menu dan dia akan mencari menu yang sama meski tempat makannya berbeda-beda. Jika Anda seorang food traveller sejati, jangan hanya makan satu jenis saja. Anda akan rugi berat. Apalagi antara satu tempat dengan tempat yang lain memiliki harga yang berbeda-beda. Kesalahan yang sering dilakukan seorang pelancong kuliner adalah memanjakan seleranya, bukan melebarkan selera. Harusnya, carilah menu yang memang tidak ada di kota Anda, atau kalau pun Anda, variannya lebih banyak di tempat wisata tersebut. Hindari makanan model-model umum seperti nasi goreng, sop iga, soto ayam, mie ayam dan lainnya. Anda sedang mengeksplor makanan, bukan sekedar mengisi perut kosong.

Selamat berpetualang!

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *