20FIT .CO.ID


Tergolong Tipe Diet Apakah Anda?

Tergolong Tipe Diet Apakah Anda?
by

Diet adalah kegiatan pengurangan pemasukan makanan ke dalam tubuh yang dilakukan oleh seseorang. Di beberapa negara, kata diet lebih sering digunakan untuk menurunkan berat badan atau mengurangi asupan nutrisi kedalam tubuh. Banyak yang berpendapat bahwa diet itu baik, meskipun demikian, ada juga yang berpendapat diet itu buruk.

Faktor utama yang mendorong seseorang untuk diet adalah menurunkan berat badan, terutama di kalangan wanita. Banyak sekali wanita yang merasa tidak percaya diri dengan bobot tubuhnya yang menurut mereka berlebih, sehingga mereka berani memprogram pola makannya untuk mendapatkan tubuh yang ideal. Tetapi jangan sampai salah dalam melakukan diet karena kalau salah malah akan menimbulkan penyakit. Seperti misalnya anoreksia atau semacamnya.

Berikut ini adalah macam-macam diet yang bisa dijadikan bahan pertimbangan. Tipe diet manakah yang sedang Anda jalani sekarang?

Diet nasi merah dan dada ayam. Diet yang satu ini adalah diet yang dilakukan dengan cara hanya memakan nasi merah dicampur dengan dada ayam. Para pelaku diet akan lebih sering makan, malah justru dianjurkan. Meskipun dianjurkan, bukan berarti para pelaku diet dapat memakan apa saja yang mereka sukai. Mereka hanya diperbolehkan memakan dada ayam, ikan serta nasi merah. Untuk cemilannya, disarankan untuk makan buah-buahan.

Diet tanpa nasi. Pada diet yang satu ini, pelaku diet tidak akan memakan nasi. Hal ini dikarenakan nasi menjadi faktor yang membuat kegemukan serta diabetes. Karena itu biasanya wanita menjauhi nasi. Padahal, ada cara yang aman untuk tetap mengkonsumsi nasi, yaitu dengan memasak pakai cara tradisional dan bukan rice cooker. Dengan menanak nasi menggunakan kompor, unsur-unsur gula akan menguap sehingga nasi berkurang kadar glukosanya. Ini jauh lebih aman untuk mereka penderita diatebes.

Atkins diet. Diet ini berfokus pada pengendalian kadar insulin dalam tubuh. Jika mengkonsumsi karbohidrat halus, kadar insulin akan meningkat sehingga dapat membuat tubuh lebih cepat drop. Peningkatan kadar insulin akan membuat tubuh menyimpan banyak energi, sehingga tidak memanfaatkan cadangan lemak sebagai energi. Biasanya orang yang berdiet dengan cara seperti ini akan menghindari makanan-makanan berkarbohidrat.

Diet vegan. Diet vegan sama skali tidak memakan hal-hal yang berasal dari hewan, seperti daging, susu atau yang lainnya. Kegiatan seperti ini tidak dilakukan sebatas diet saja, tetapi juga dilakukan atas dasar welas asih serta etika. Para pediet vegan percaya bahwa jika sumber makanan berasal dari tumbuh-tumbuhan maka lingkungan akan terjaga kelestariannya. Para vegan percaya bahwa dengan memanfaatkan tumbuhan sebagai sumber makanan akan lebih menyehatkan serta tidak perlu menyakiti para hewan.

Weight watchers diet. Diet yang satu ini berfokus pada penurunan berat badan yang dilakukan sambil berolahraga. Sebenarnya masih sama seperti jenis-jenis diet lainnya. Diet yang satu ini juga tujuannya untuk menurunkan berat badan. Hanya saja mengharuskan bagi para pelaku diet untuk mengiringinya dengan berolahraga. Hal ini bertujuan untuk mencegah kembalinya berat badan sebelumnya.

Diet dash. Diet ini dikhususkan untuk mengurangi resiko hipertensi. Menekankan untuk memakan makanan seperti buah, sayur, susu rendah lemak, gandum dan sebagainya. Jika dilakukan secara teratur serta diimbangi dengan olahraga, diet ini mampu menurunkan tekanan darah.

Diet katogenik. Ini dikhususkan bagi penderita Epilepsi. Makanan yang disarankan pada diet ini adalah makanan yang mengandung lemak dan karbohidrat, dan justru menghindari tepung, serta buah-buahan.

Diet merupakan kegiatan yang sehat terutama bagi para penderita obesitas. Namun akan sangat berbahaya jika dilakukan secara berlebihan. Terlebih lagi jika Anda yang sebenarnya sudah memiliki postur dan berat badan yang ideal tidak perlu melakukan diet. Jika ingin berat badan ideal tetap terjaga, lakukanlah pola makan teratur serta olahraga. Eating less, moving more.

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *