20FIT .CO.ID


Panduan Jogging untuk Diabetesi

Panduan Jogging untuk Diabetesi
by

Jogging seringkali jadi pilihan penderita diabetes atau diabetesi guna menurunkan gula darah secara cepat. Ya, selain mengelola pola makan sehat, olahraga menjadi syarat mutlak yang harus dilakukan diabetesi agar gula darah bisa terus terkontrol.

Kenapa jogging jadi pilihan? “Penyebab lonjakan gula darah adalah insulin yang diproduksi oleh pankreas tidak bisa masuk ke dalam sel, termasuk sel otot. Karenanya, jenis olahraga seperti joging mempu melatih sel-sel otot sehingga otot pun menjadi terlatih dan sensitif terhadap insulin yang mengubah glukosa dan asam amino untuk menjadi otot,” jelas dr. Tri Juli Edi Tarigan, Sp. PD-KEMD, FINASIM, dokter ahli penyakit dalam dan konsultan endokrin dari Rumah Ssakit Cipto Magunkusumo, Jakarta.

Namun demikian, lanjut Dokter Tri, manfaat jogging itu tidak bisa langsung didapat begitu saja. Ada hal-hal yang harus dipersiapkan diabetesi sebelum mulai berlari. Simak penjelasan lengkapnya dibawah ini.

  • Alas kaki yang nyaman

Penting memakai sepatu yang nyaman. Sepatu yang nyaman akan menghindari pelari dari resiko luka yang sangat dihindari oleh penderita diabetes. Luka pada diabetesi akan susah sembuh dan justru berkembang menjadi gangren, luka borok yang sulit sembuh. Kemudian pilih ukuran sepatu yang pas dengan kaki dan sesuaikan jenis sepatunya, yaitu sepatu lari. Agar tidak lecet, jangan lupa memakai kaus kaki saat berlari.

  • Pemanasan

Ini mutlak dilakukan, tak peduli Anda seseorang penderita diabetes atau tidak. Otot-otot, khususnya otot kaki, yang masih kaku rentan akan cidera sehingga perlu dilemaskan.

  • Tak lebih dai satu jam

Berapa lama penderita diabetes boleh melakukan jogging? Entah di pagi hari atau di sore hari? 30 – 60 menit. Terpenting dalam melakukan jogging ini, jangan sampai ada jeda melakukannya, namun dilakukan secara continue, yakni lima kali dalam seminggu.

  • Mulai dengan berlahan

Tak usah langsung “pencet gas” saat berlari. Mulailah dengan langkah-langkah kecil, lalu baru meningkatkan intensitas dan durasi waktu. Idealnya, pemula harus mulai 15 menit untuk jogging, kemudian setelah 4 – 5 hari, durasi olahraga Anda baru boleh ditingkatkan menjadi 30 menit. Tapi hal ini tergantung pada kekuatan tubuh Anda.

  • Bawa camilan

Sebelum memulai olahraga, sebaiknya Anda membawa sedikit makanan ringan, seperti biskuit bebas gula dan jus. Hal ini untuk menjaga gula darah dan metabolisme dalam tubuh terus bekerja.

  • Jangan memaksakan diri

Tak usah muluk-muluk memasang target berlari dan jangan terforsir dengan olahraga yang dilakukan. Jika Anda juga punya agenda berolahraga, misalnya badminton, teruskan, namun tetap dalam porsi yang cukup. Anda juga bisa menambahnya dengan beberapa aktifitas fisik ringan lainnya karena semakin sering otot-otot tubuh bekerja, produksi insulin kian banyak sehingga dapat digunakan untuk mengelola gula darah menjadi energi.

Take care of your body. It’s the only place you have to live. – Jim Rohn

Qalbinur Nawawi – fitness for men Magazine

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *