20FIT .CO.ID


Duduk Terlalu Lama Itu Bahaya

Duduk Terlalu Lama Itu Bahaya
by

Duduk itu emang nyaman banget, tapi ternyata duduk terlalu lama bisa membunuh Anda.

Hayo, di antara Anda siapa yang duduk lebih dari 8 jam sehari? Yah, kabar buruk buat Andaa: ternyata, olahraga aja tidak akan bisa menghilangkan efek buruk dari duduk kelamaan!

Duduk terlalu lama bisa meningkatkan risiko gangguan kesehatan, seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung lho. Sebuah penelitian yang memeriksa sekitar 70.000 kasus kanker menemukan bahwa duduk terlalu lama terhubung dengan 24% peningkatan resiko kanker usus, 32% peningkatan resiko kanker endometrium, dan 21% peningkatan resiko kanker paru-paru. Waduh!

Nah, olahraga rutin saja ternyata tidak bisa menghilangkan begitu saja resiko gangguan kesehatan yang disebabkan oleh duduk kelamaan. Bahkan, Anda yang sudah melakukan latihan fisik secara rutin sesuai rekomendasi ternyata tetap memiliki resiko yang sama dengan mereka yang tidak beraktivitas fisik.

Kenapa bisa begitu?

1. Duduk terlalu lama bikin berat badan naik, yang memicu peningkatan resiko penyakit

Ketika Anda duduk terus-terusan, Anda cuma membakar sekitar 1 kalori per menit. Kegemukan atau obesitas udah terkenal sebagai faktor resiko dari berbagai penyakit kronis. Resiko kanker datang karena obesitas bisa meningkatkan penolakan terhadap insulin dan peradangan, dua dari banyak hal yang diketahui meningkatkan risiko kanker untuk orang-orang yang berat badannya di atas rata-rata.

Ditemukan juga hubungan antara obesitas dan kekurangan vitamin D, yang bisa mengakibatkan peningkatan resiko kanker usus.

2.Duduk terlalu lama bikin otot kita tidak aktif, dan mengacaukan sinyal-sinyal biologis dari tubuh ke otak

Duduk kelamaan berarti otot-otot besar yang menopang badan Anda nganggur. Saat tidak aktif, otot-otot ini berhenti mengirimkan sinyal-sinyal untuk membentuk enzim pembakar lemak yang mengakibatkan kolesterol melonjak dan mengganggu fungsi metabolik lainnya. Duduk selama beberapa jam juga menekan gen yang membantu kesehatan jantung. Bahkan berolahraga setelah duduk seharian gak membuat gen ini aktif lagi.

Ternyata, menyela dudukmu dengan gerakan simpel — yaitu berdiri dan berjalan-jalan sebentar — punya efek yang baik. Dari penelitian yang diadakan dengan mengukur setiap gerakan terhadap 168 orang dewasa selama 7 hari penuh, mereka yang lebih sering bangkit dari tempat duduk punya metabolisme yang lebih baik dan lebih “kebal” dari obesitas. Padahal rata-rata mereka istirahat cuma 4,5 menit.

Seberapa sering dan seberapa lama pastinya Anda harus beristirahat dari tempat duduk masih diselidiki. Intinya sih, berdiri dan berjalan-jalan sebentar setidaknya dua kali tiap jam bisa menjaga otot lurik atau otot rangka-mutetap aktif. Akhirnya ini bisa menurunkan resiko penyakit.

Selain itu, kamu juga bisa melakukan hal-hal sederhana seperti bersepeda atau jalan kaki ke kantor, lebih sering jalan-jalan selama kerja, memilih pakai tangga alih-alih lift, atau bikin meja tinggi. Penelitian yang lain dari dr. Levine bahkan mengungkapkan bahwa menggunakan meja kerja ber-treadmill bisa meningkatkan produktivitas kerja lho! Lalu, jangan lupa banyak minum air putih.

Jadi, udah berapa jam kamu duduk? Bangun dulu yuk!

Sumber : Hipwee

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *