20FIT .CO.ID


Optimalkan Otot Anda Dengan TRX

Optimalkan Otot Anda Dengan TRX
by

Kebutuhan akan olah tubuh, memicu perkembangan jenis olahraga. Salah satunya yang saat ini sedang populer di seluruh dunia, termasuk Indonesia adalah olahraga TRX. Olahraga ini bisa menjadi alternatif bagi Anda yang bosan dengan olahraga angkat beban.

Sejarah TRX

Latihan TRX diciptakan oleh seorang anggota Angkatan Laut AS, Randy Hetrick. Ide latihan ini muncul ketika ia tinggal di dalam kapal selam dan tidak memiliki peralatan latihan, serta terbatasnya ruangan untuk berlatih. Ia kemudian menggunakan sebagian dari perlengkapan parasut dan sabuk karate untuk membuat sebuah prototip TRX, yang bisa Anda lihat pada zaman sekarang.

Apa itu TRX

TRX atau yang disebut juga dengan Total Body Resistance Exercise Suspension Training merupakan metode latihan yang menggunakan berat badan sendiri sebagai beban.

Manfaat Anda berlatih menggunakan TRX

  • Efektif membakar kalori dalam tubuh dalam jumlah yang lebih banyak.
  • Optimal melatih otot-otot tubuh, seperti bagian perut dan bahu dibanding jenis olahraga yang lain.
  • Membuat kekuatan tulang punggung belakang lebih stabil.
  • Meningkatkan metabolisme, kekuatan, fleksibility, keseimbangan dan daya tahan.

Anda dapat memeroleh beragam manfaat TRX jika dilakukan secara rutin dan benar. Sangat penting untuk menghindari kesalahan saat melakukan olahraga ini karena Anda akan kehilangan manfaatnya atau bahkan justru menyebabkan cedera. Garson Grant, Trainer di The Sports Center New York City memberikan beberapa kiat agar terhindar dari kesalahan saat melakukan olahraga ini:

1. Memulai dengan cara yang salah.

Memulai gerakan dengan posisi tubuh yang salah, yaitu saat tubuh terlalu jauh dari door hook atau penyangga tali, dapat mengakibatkan gangguan pada otot dan tulang tubuh.

2. Tetap kokoh.

Ketika kita mulai merasa lelah, sebagian besar orang akan sulit fokus menyangga tubuhnya pada tali. Bila Anda lengah dan kemudian melonggarkan bagian tubuh dari tali, risiko cedera pada bagian bawah punggung mengintai. Agar terhindar dari cedera, perhatikan keselarasan tubuh Anda. Saat Anda berada dalam posisi plank, misalnya, posisi pergelangan kaki, lutut, pinggul harus tetap lurus dan sejajar dengan telinga. Ini adalah posisi yang aman untuk Anda lakukan.

3. Goresan luka pada kulit.

Saat melakukan TRX, gerakan chest press adalah yang paling sering membuat kulit Anda terluka. Secara otomatis, Anda akan meletakkan tali dan langsung mengenai kulit Anda. Untuk menghindarinya, carilah cara agar tali tidak mengenai langsung kulit tubuh Anda. Lakukan sedikit penyesuaian, gerakkan tangan ke atas beberapa inci agar terhindar dari gesekan langsung tali.

4. Cek kondisi tali.

Tali yang tidak kuat dan tidak bisa meregang maksimal akan membuat hasil latihan menjadi tidak optimal. Akibatnya otot tubuh tidak dapat bekerja sepenuhnya, hingga hasil yang didapat tidak maksimal. Pastikan untuk selalu melakukan pemeriksaan tali sebelum memulai olahraga ini dan sesuaikan dengan posisi tubuh Anda.

5. Berhenti secara tiba-tiba

Ketika latihan mulai terasa berat atau terlalu cepat, secara normal tubuh akan bereaksi secara tiba-tiba untuk berhenti melakukan gerakan. Hal itu tidak disarankan. Sebaiknya, Anda berhenti secara bertahap, seperti dengan cara menggeser satu kaki atau tangan secara bergantian dan perlahan. Cara ini bertujuan  untuk mengurangi beban tumpuan saat melakukan TRX.

Source

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *