20FIT .CO.ID


Siapa Petenis yang Menjadi Google Doodle Hari ini?

Siapa Petenis yang Menjadi Google Doodle Hari ini?
by

81 gelar juara dengan rasio kemenangan mencapat 97,99%. Wow! Simak 7 fakta mengenai petenis yang menjadi google doodle hari ini.

Hari ini google memperingati hari ulang tahun ke-117 Suzanne Lenglen, petenis asal Perancis yang meninggal diusia muda. Melalui Doodle berlatar hijau dengan petenis berbaju putih yang terus bergerak, berikut 9 Fakta Suzanne Lenglen.

Suzanne Lenglen

1. Petenis kebanggaan Perancis, lahir pada 24 Mei 1899 dengan nama lengkap Suzanne Rachel Flore Lenglen.

2. Memiliki penyakit pernapasan, membuat Suzanne harus menjalami berbagai proses pengobatan yang membuat dia semakin lemah.

3. Mulai bertanding di usia muda. Memenangkan pertandingan World Hard Court Championships (WHCC) di Perancis di usianya yang baru 14 tahun dan mencatatkan diri sebagai petenis termuda yang memenangkan titel di ajang tersebut.

4. Mengalahkan petenis Dorothea Douglass Chambers yang sudah tujuh kali juara Wimbledon berturut-turut. Pertandingan ini menjadi salah satu pertandingan paling menarik perhatian. Suzanne Lenglen menang setelah melalui pertarungan berat dengan skor 10-8, 4-6, 9-7.

5. Merevolusi olahraga tenis bagi perempuan. Dulu, petenis perempuan, terutama dari Perancis, dikenal dengan pakaian yang tertutup. Mulai dari lengan sampai celana panjang. Namun, Suzanne Lenglen tampil dengan seragam tanpa lengan dan pakaian yang lebih terbuka.

6. Meraih 341 kemenangan dalam 5 tahun. 341 kemenangan dibandingkan dengan tujuh kekalahan (97,99% kemenangan dalam karier) dan 81 titel dalam berbagai ajang (amatir maupun profesional). Semua itu terjadi dari tahun 1919 sampai 1925. Mulai dari Perancis Terbuka (dua titel), Wimbledon (enam titel), WHCC (empat titel).

7. Meninggal di usia 39 tahun. Pada 1938, Suzanne didiagnosa dengan Leukimia dan dalam tiga minggu dirinya kehilangan kemampuan mata untuk melihat. Tidak berhenti disitu, dia juga divonis anemia akut satu bulan berikutnya. Satu tahun kemudian, tepatnya 4 Juli 1939, Suzanne meninggal di kota kelahirannya. Suzanne meninggalkan keluarga dan dunia tenis dengan penampilan luar biasa dan memberi pengaruh besar pada karier tenis perempuan. Dirinya dimakamkan di Saint-Ouen, kota kecil dekat Paris.

Source

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *